TIPS ISTIQOMAH DALAM BERHIJRAH
1. BERNIAT IKHLAS KETIKA HIJRAH
Hijrah bukan karena tendensi
dunia atau kepentingan dunia tapi ikhlas karena Allah semata. Seseorang akan
mendapatkan sesuai dengan apa yang di niat kan nya dan sesuai dengan niat
hijrah nya
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
pernah bersabda, "Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan
setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang di niatkan nya. Barang siapa
hijrahnya kepada allah dan rasul-nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-nya.
Dan barang siapa hijrahnya karena dunia yang ingin ia dapatkan atau mendapatkan
wanita yang ingin ia nikahi, maka Hijrahnya kepada apa yang ia inginkan
itu"
Bahkan kita tetap harus
meluruskan niat ketika kita telah berhijrah agar tetap istiqomah. Karena yang
namanya hati sering berubah - ubah dan mudah berubah niat nya. Niat dan ikhlas
adalah perkara yang berat untuk di jaga agar istiqomah dan sangat membutuhkan
pertolongan Allah
Sufyan Ats-Tsauri Rahimahumullah
berkata,
"Tidaklah aku berusaha untuk
mengobati sesuatu yang lebih berat dari pada meluruskan niatku, karena niat itu
senantiasa berbolak - balik"
.
2. SEGERA MENCARI LINGKUNGAN YANG
BAIK DAN SAHABAT YANG SHALIH
Ini adalah salah satu kunci utama
sukses hijrah yaitu memiliki teman dan sahabat yang membantu untuk dekat kepada
allah dan saling menasehati serta saling mengingatkan. Hendaknya kita selalu
berkumpul bersama sahabat yang shalih dan baik akhlaknya.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah
Berfirman, "Hai orang - orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan
hendaklah kamu bersama orang - orang yang benar (jujur)" (QS. At-Taubah
:119)
Agama seseroang itu sebagaimana
agama teman dan sahabat nya
Perlu di perhatikan bahwa hati
manusia itu sebenarnya lemah, apalagi ketika sendiri pasti perlu dukungan, dan
saling menasehati antar sesama.
Selevel Nabi Musa 'Alaihissalam
saja memohon kepada Allah agar mempunyai teman seperjuangan yang bisa
membantunya dan membenarkan perkataannya yaitu Nabi Harun 'Alaihissalam beliau
berkata di dalam Al - Qur'an "Dan saudaraku Harun dia lebih fasih lidahnya
daripadaku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantuku untuk membenarkan
(perkataan)ku; Sesungguhnya aku khawatir mereka akan mendustakanku" (QS.
Al-Qashash:34)
Mereka - mereka yang gagal hijrah
bisa jadi di sebabkan karena masih sering berkumpul dengan teman lama mereka
yang masih banyak melanggar larangan Allah dan lingkungan sekitar kalian itu
juga sangat berpengaruh buat proses hijrah kalian
.
3. MENGUATKAN PONDASI DASAR
TAUHID DAN AKIDAH YANG KUAT DENGAN MEMAHAMI MAKNA SYAHADAT DENGAN BAIK
Syahadat adalah dasar dalam Agama.
Kalimat ini tidak sekedar di ucapkan akan tetapi kalimat ini mengandung makna
yang sangat mendalam dan perlu di pelajari lebih dalam. Allah menjelaskan di
dalam Al - Qur'an bahwa kalimat syahadat akan meneguhkan seseorang muslim untuk
kehidupan Dunia dan Akhiratnya jika benar - benar mengilmui dan mengamalkannya
"Jika seseorang muslim di
tanya di dalam kubur, lalu ia berikrar bahwa tidak ada sesembahan yang berhak
di sembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, maka inilah tafsir
ayat: 'Allah meneguhkan (iman) orang - orang yang beriman dengan ucapan yang
teguh itu di dalam kehidupan di Dunia dan di Akhiratnya'" (HR. Bukhari dan
Muslim).
.
4. MEMPELAJARI AL - QUR'AN DAN
MENGAMALKANNYA
Tentu saja karena Al - Qur'an
adalah petunjuk bagi kehidupan di dunia agar selamat Dunia dan Akhirat
Sebagaimana seorang yang hendak
pergi ke suatu tempat tentu perlu petunjuk dan arahan berupa peta dan petunjuk
jalan semisalnya. Jika tidak menggunakan peta dan tidak ada orang yang memberi
petunjuk tentu akan tersesat dan tidak akan sampai ke tempat tujuan apalagi ia
tidak tau bagaimana cara membaca peta, tidak tau cara menggunakan petunjuk yang
ada, serta tidak ada petunjuk jalan. Tentu tidak akan sampai dan selamat.
Allah menurunkan Al Qur'an untuk
meneguhkan hati orang yang beriman dan sebagai petunjuk. Membacanya juga dapat
memberikan kekuatan serta kemudahan dalam beramal salih dan berakhlak mulia
dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga Berfirman
"Al Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang - orang yang
beriman" (QS. Fushilat:44)
.
5. BERUSAHA TETAP TERUS BERAMAL
WALAUPUN SEDIKIT
Ini adalah kuncinya, yaitu tetap
beramal sebagai buah ilmu. Amal adalah tujuan kita berilmu, bukan sekedar
wawasan saja, karena kita diperintahkan tetap terus beramal meskipun sedikit
dan ini adalah hal yang paling di cintai oleh Allah.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
pernah bersabda, "Amalan yang paling di cintai oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala
adalah amalan yang continue walaupun itu sedikit". Beramal yang banyak dan
terlalu semangat juga kurang baik, apalagi tanpa ada ilmu di dalam amal
tersebut, sehingga nampaknya seperti semangat di awal saja tetapi setelah nya
kendur bahkan sudah tidak beramal lagi
.
6. SERING BERDO'A MEMOHON
KEISTIQOMAAN DAN KEIKHLASAN
Tentunya tidak lupa kita berdo'a
agar bisa tetap istiqomah beramal dan beribadah sampai menemui kematian. Allah
Subhanahu Wa Ta'ala telah Berfirman "Dan sembahlah rabbmu sampai datang
kepada mu al-yaqin (yakni ajal)" (QS. Al-Hijr:99)
Do'a berikut ini sebaiknya sering
kita ucapkan dan sudah selayaknya kita hafalkan
Bismillahirrahmanirrahim...
'Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa
ba'da idz hadaitanaa wa hab lanaa min-ladunka rahmatan, innaka antal-wahhaab'
Yang artinya "Wahai Tuhan
kami, janganlah engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah
engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari
sisi engkau; karena sesungguhnya engkau-lah dzat yang maha pemberi
(karunia)" (QS. Ali Imran:8)
Dan do'a ini
'Ya muqallibal quluubi tsabbit qalbiy
'alaa diinika'
Yang artinya "Wahai dzat
yang maha membolak - balikkan hati, teguhkanlah hati ku di atas Agama-mu"
Dan masih banyak do'a yang
lainnya, semoga kita selalu di berikan keikhlasan, keistiqomaan, dan di
mudahkan dalam beramal shalih Aamiin..
Komentar
Posting Komentar